Alasan Muslim Kenapa Harus Punya Cita Cita Jadi Milyarder

Milyarder Muslim, Milyarder
Alasan Muslim Kenapa Harus Punya Cita Cita Jadi Milyarder. Urusan ekonomi atau keuangan memang selalu menarik untuk di bahas dari zaman dahulu sampai sekarang. Khususnya saya sebagai muslim, selalu mendapatkan nasehat yang berbeda-beda saat mendengarkan ceramah atau saat di beri nasehat oleh orang tua. 

Nasehat-nasehat tersebut semuanya baik, karena semua nasehat yang disampaikan mempunyai alasan masing-masing, khususnya supaya kita mempunyai Cita Cita atau Impian untuk mempunyai rezeki lebih yang sering disebut Milyarder atau menjadi muslim yang hanya fokus kepada akhirat saja.

Saya memilih menjadi muslim yang mempunyai cita-cita menjadi milyarder, dan inilah alasan kuat yang saya ambil dari berbagai sumber, supaya sebagai muslim jadi milyarder..


Jadilah miliarder. Mudah-mudahan engkau lebih leluasa untuk ber-dhuha dan tidur siang (jangan salah, ini sunnah). Ketika resepsi, engkau pun mampu menyiapkan tempat duduk untuk seluruh tamu yang menghadiri, sehingga mereka tidak perlu lagi makan sambil berdiri (katanya, ini standing party, padahal melanggar perintah Nabi).

Jadilah miliarder. Mudah-mudahan engkau bisa memilih business class ketika terbang antar benua selama belasan jam. Di sini engkau bisa tidur dengan rebahan dan menghadap ke sisi kanan (lagi-lagi ini sunnah, bukan cerita rekaan). Kalau di economy class, maaf, engkau tidur sambil duduk dan kurang nyaman. Mungkin engkau sanggup, tapi apakah orangtuamu sanggup dan merasa nyaman?

Jadilah miliarder. Mudah-mudahan engkau lebih leluasa untuk membangun mall sendiri dan musholla yang benar-benar layak di dalamnya. Tidak sempit, tidak pengab, tidak panas, tidak jauh, dan senyaman-nyamannya. Engkau pun bisa membangun rumah sakit dan sekolah, sekaligus menolong mereka-mereka yang lemah namun tetap memerlukan layanan kesehatan dan pendidikan dengan selayak-layaknya.

JadilahMiliarder. Mudah-mudahan engkau lebih lantang dalam bersikap dan bersuara, terutama hal-hal yang prinsip, misalnya saat Al-Maidah dinistakan. Maaf, kalau engkau lemah finansial, engkau gampang ditekan dan gampang diarahkan. Sekiranya engkau miliarder, engkau pun bisa membangun media yang menarik, terpercaya, dan membela kebenaran.

Belum bisa? Maka Niatkan. Ikhtiarkan. Dan saling mendoakan. Percayalah, ini bukan khayalan. Kan ada Allah yang maha kaya lagi maha memampukan. Semoga di antara kita ada yang berhasil mewujudkan dalam kenyataan. Gugahan dari motivator Ippho Santosa, cukuplah sekian.

Dari alasan-alasan kuat yang dipaparkan Ippho Santosa, kita harus lebih yakin lagi untuk berdoa dan berusaha menjadi milyarder, karena kita telah disiapkan 8 jalur rezeki oleh Alloh,,,mari disimak :



*8 JALUR RIZKI*

*1.Rizki Yang Telah Dijamin*

*_"Tidak ada satu mahluk (bahkan yang) melatapun yang bergerak di bumi ini yang tidak dijamin Allah rizkinya"_*
(Q.S.11:6)

Contoh : Meskipun seorang anak yatim piatu tidak memiliki orangtua, namun ia akan tetap hidup sampai besar. Ia bisa dirawat panti asuhan atau diadop oleh keluarga lain, dsb.

*2.Rizki Karena Usaha*

*_"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya"_* (Q.S.53:39)

Contoh : Karena keuletan dalam usaha, kini bangsa Turki bisa makmur, padahal alamnya tidak begitu kaya.

*3.Rizki Karena Bersyukur*

*_"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu"_* (Q.S.14:7)

Contoh: Brunei Darusalam makmur karena sumber alam, sebagai rasa syukur kpd Allah baru-baru ini pemerintahnya menerapkan syariat islam, setelah itu mereka malah menemukan ladang gas baru kapasitas miliaran kubik.

*4.Rizki Tak Terduga*

*_Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya"_*
(QS. At Thalaq :2)

Contoh : Karena ketaqwaan penduduk Mekkah dan Madinah, siapa sangka sumber minyak dan gas yang besar berada di bawah tanah Hijaz (Arab Saudi) yang kerontang itu.

*5.Rizki Karena Istighfar*

*_"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak hartamu”_* (QS. 71 : 10-11)

Contoh : Kaum Nabi Yunus, setelah mereka bertobat, maka Allah karuniakan kemakmuran bagi mereka sampai 40 tahun, riwayat lain mengatakan hingga 80 tahun lamanya.

*6.Rizki Karena Menikah*

*_"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan kemapanan kepada mereka dengan karunia-Nya.”_* (QS. an-Nur : 32)

Contoh : Ketika masih bujangan, Abdurrahman bin Auf r.a hanya seorang penjual tali, namun setelah menikah ia menjadi pengusaha besar dan pemilik pasar Madinah.

*7.Rizki Karena Anak*

*_"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”_* (QS. al-Isra 31)

Contoh : Yakub waktu mudanya hijrah dari rumahnya dan menjadi pengembala kambing. Setelah menikah dan memiliki 12 anak, ia berhasil punya kambing sendiri dan kambing-kambingnya pun makin bertambah banyak.

*8.Rizki Karena Sedekah*

*_"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah', pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak"_* (QS. Al Baqarah 245)
*'*: maksudnya berderma kpd orang miskin/yg butuh

Contoh :  Kedermawanan (wakaf) Utsman bin Affan r.a hingga kini masih ada dan terus menghasilkan dan tabungannya masih tersimpan di no. rekening Bank syariah Arab Saudi dan terus digunakan untuk berbagai kepentingan sosial.

SEMOGA BERMANFAAT, terutama sebagai pengingat diri saya sendiri.


Referensi : Berbagai Sumber

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alasan Muslim Kenapa Harus Punya Cita Cita Jadi Milyarder"

Posting Komentar